Arsip Tag: mourinho

Masih Adakah Peluang MU Juara Liga Inggris Musim Ini?

Akan jadi sebuah kejaiban bagi Manchester United bisa menjuarai Premier League musim ini. Namun, sejarah menunjukkan bahwa MU pernah menciptakan keajaiban itu.

Musim ini MU menjadi tim big six yang performanya paling jeblok. Alih-alih menantang Manchester City dalam perburuan gelar juara, MU mulai diragukan bisa bersaing untuk finis empat besar.

Skuat asuhan Jose Mourinho ini terlempar dari papan atas dan kini duduk di peringkat kedelapan dengan 22 poin. MU tertinggal 19 poin dari City di puncak dan delapan poin dari Arsenal di posisi keempat. Dari 14 laga yang sudah dimainkan, MU baru enam kali menang dan sudah empat kali kalah.

Tapi, sejarah mengungkapkan bahwa MU masih bisa memenangi liga musim ini. Hal itu ditunjukkan saat MU menjuarai Premier League 1992/93.

Saat itu, MU yang masih ditangani Sir Alex Ferguson hanya mengumpulkan 21 poin dari 14 laga awal Liga Inggris, satu poin lebih sedikit perolehan poin Setan Merah saat ini. Tapi, MU mampu bangkit usai mendatangkan Eric Cantona untuk tampil sebagai juara dengan selisih 10 poin dari runner-up Aston Villa. Demikian dilansir Daily Mail.

Comeback juga dilakukan MU pada musim 2001/02. Meski tak sampai juara, MU setidaknya berhasil finis di empat besar.

Dengan mengantongi 21 poin dari 14 pertandingan pertama pada musim itu, MU mampu melanju kencang. Di akhir musim, the Red Devils berhasil finis di peringkat ketiga.

MU terakhir kali juara pada 2012/13, musim terakhir Ferguson sebelum pensiun. Sejak saat itu, MU tiga kali gagal finis empat besar dalam lima musim terakhir, pada 2013/14 [7], 2015/16 [5], 2016/17 [6].

Mourinho Takkan Ditindak Usai Aksi Banting Rak Botol Minum

Jose Mourinho merayakan gol dramatis Manchester United dengan membanting satu rak botol minum. Aksinya itu takkan ditindak.

MU menang dramatis kala menjamu Young Boys di Old Trafford, Rabu (28/11/2018) kemarin pada matchday lima Liga Champions. Gol Marouane Fellaini di masa injury time menentukan kemenangan ‘Setan Merah’.

Gol dramatis itu disambut perayaan yang emosional dari Mourinho. Manajer asal Portugal itu membanting rak penuh botol minuman di tepi lapangan.

Mulanya dikhawatirkan aksinya itu akan berujung hukuman. Sebab sebelumnya Mourinho diusir ke bangku penonton dan diskors satu laga setelah dengan sengaja menendang sebuah botol minum dalam laga melawan West Ham United di Premier League.

BBC telah melaporkan bahwa Mourinho takkan ditindak UEFA atas perayaan golnya tersebut.

MU memastikan diri lolos ke fase knockout berkat kemenangan tersebut. Mengumpulkan 10 poin dari lima laga, mereka takkan terkejar lagi oleh Valencia di posisi tiga yang punya lima poin dengan satu laga tersisa.

MU kini tinggal menjalani laga penentuan juara grup di matchday keenam. Mereka butuh kemenangan atas Valencia sembari berharap Juventus gagal menang atas Young Boys.

Mourinho kepada MU: Tertekan Main di Old Trafford? Lebih Baik di Rumah Saja

Jose Mourinho berharap para pemain Manchester United bisa mengatasi tekanan bermain di Old Trafford. Musim ini catatan MU kala bermain di kandang tidak bagus.

MU cuma menang tiga kali dalam sembilan pertandingan kandang di semua kompetisi musim ini. Yang teranyar, Setan Merah ditahan imbang Crystal Palace 0-0 di Premier League akhir pekan lalu.

Secara keseluruhan, MU mencatat tiga kemenangan, tiga hasil imbang, dan tiga kali kalah dalam sembilan laga di Old Trafford musim ini. Salah satu kekalahan didapat di Liga Champions saat Paul Pogba dkk ditaklukkan Juventus 0-1 pada matchday 3.

Tengah pekan ini, MU akan kembali berlaga di Old Trafford. Mereka akan menjamu Young Boys di matchday 5 Liga Champions, Rabu (28/11) dini hari WIB, dan akan lolos ke 16 besar jika bisa meraih kemenangan.

Melihat catatan kandang yang sedang tidak oke, Mourinho menyangkal bahwa MU lebih senang main di laga tandang. Manajer asal Portugal itu pun berharap para penggawa MU bisa mengatasi tekanan di Old Trafford dengan baik.

“Kalau merasa tertekan, lebih baik tinggal di rumah saja — dan ketika saya bilang rumah bukan berarti stadion kandang, saya bilang rumah ya rumah dan menonton TV saja,” ujar Mourinho seperti dilansir ESPN FC.

“Ketika orang-orang datang untuk memberi dukungan, ayolah. Saya tidak merasakan tekanan bermain di kandang.”

“Saya pikir mengatakan kalau kami lebih memilih bermain tandang daripada kandang itu tidak menghormati stadion dan fans. Saya sepenuhnya menyangkal itu.”

“Apakah saya lebih memilih bermain melawan Young Boys di sini atau tandang ke Bern (markas Young Boys)? Saya akan langsung bilang bermain di kandang. Selalu,” katanya menegaskan.

Mourinho Pede Lukaku Segera Akhiri Paceklik Gol di Manchester United

Seperti botol kecap yang dikocok, begitulah penggambaran Jose Mourinho tentang salah satu strikernya, Romelu Lukaku. Manajer Manchester United tersebut yakin sang pemain akan segera kembali membubuhkan namanya di papan skor.

Lukaku membuktikan dirinya sebagai tumpuan lini depan Manchester United pada musim lalu. Dari 51 penampilannya di semua kompetisi, penyerang asal Belgia tersebut sukses mengantongi 27 gol dan sembilan assist.

Sayangnya, ketajaman yang serupa hampir tidak pernah terlihat pada musim ini. Sudah delapan pertandingan beruntun ia tidak mencetak gol, di mana terakhir kalinya terjadi pada bulan September lalu kala MU menghadapi Watford.

Hal itu jelas mengkhawatirkan, sebab mandulnya Lukaku diklaim sebagai alasan buruknya performa Manchester United pada musim ini. Namun perkataan mantan pemain The Red Devils, Cristiano Ronaldo, membuatnya tidak merasa gusar.

“Saya pikir salah satu pencetak gol terbaik di sepak bola punya perkataan lucu tentang itu. Cristiano Ronaldo berbicara soal botol kecap, dan saat anda mengocoknya, gol akan terus berdatangan,” ujar Mourinho kepada Sky Sports.

“Saya percaya dengan Lukaku, itu akan terjadi. Tetapi realitanya adalah saat ini itu tidak terjadi,” lanjutnya.

Mourinho menyadari bahwa permasalahan Lukaku bukanlah gol semata, namun juga performa yang dianggapnya menurun. Namun, pria asal Portugal itu sangat yakin bahwa momen ketajaman sang penyerang akan kembali muncul.

“Ada banyak pertandingan ia tidak mencetak gol, dan bukan hanya mencetak gol tetapi juga soal performa. Rasa senang dalam performa, saya pikir itu masalahnya,” tambahnya.

“Tetapi dia adalah pemain yang bagus, dan saya pikir cara terbaik untuk melakukannya adalah terus bekerja dan momennya akan tiba,” tandasnya.

Performa Lukaku diharapkan membaik kala Manchester United menghadapi Everton dalam laga lanjutan Premier League, Minggu (28/10). Partai tersebut juga menjadi ajang reuni untuknya, sebab ia sempat menjadi penggawa The Toffees selama tiga musim.

Makelele Beberkan Chelsea yang Tak Percaya Diri Sebelum Kedatangan Mourinho

Di tengah panasnya kursi Jose Mourinhho di Manchester United, Claude Makelele membeberkan kenangan lain soal manajer asal Portugal itu. Dia sosok yang amat berbeda bersama Chelsea.

Mourinho bergabung dengan Chelsea di periode pertama pada musim panas 2004. Itu berjarak satu tahun setelah Makalele bergabung dengan The Blues dari Real Madrid.

Saat itu, Chelsea sedang paceklik selama empat tahun. Mourinho membalikkan situasi tersebut dengan meraih gelar juara Premier League beruntun.

Suasana ruang ganti menjadi sangat tidak kondusif. Para pemain tak percaya diri.

Makalele heran dengan kondisi itu. Sebab, dia tak menemukan situasi itu saat bermain bersama Real Madrid, klub sebelum dia pindah ke Chelsea.

“Saat saya tiba di Chelsea, saya melihat suasana yang mengejutkan. Ada dua tim besar kala itu, Manchester United dan Arsenal. Setiap kali kami akan menghadapi emreka, banyak gumanan,”Itu akan sulit,” ujar Makelele seperti dikutip Sky Sport.

“Apa? Kita tak bisa mengalahkan Arsena? Tim kami tak percaya diri dan itu mengejutkan saya. Ketika saya menghadapi itu, saya ingin seluruh anggota tim optimsitis dan bilang,”Tidak, itu mungkin,” tutur Makelele.

Bersama Mourinho-lah perubahan itu digapai. Mereka menjadikan Chelsea menjadi tim yang disegani.

“Kami mengubah mental dan setelah itu kami mengalakan mereka dan bertarung untuk mendapatkan trofi Premier League. Saya belajar banyak dari seorang Mourinho tentang menjadi kompetitor, soal menjadi fokus kepada detail dan konsekuensi tentang manajerial,” ujar dia.

“Dia membuat saya mengenal sepakbola dengan cara yang berbeda. Sepakbola bukan sekadar kegembiraan. Dia membuat kalian memahami sepakbola itu soal sosial, kerja sama, fans, media, dan detailnya,” dia menegaskan.

Kini, Mourino hanya perlu membangun apa yang sudah dibuatnya bersama Chelsea di Manchester United. salah satu jalannya dengan mengalahkan Chelsea di Stamford Bridge pada Sabtu (20/10) malam WIB.

Sanggupkah?

Jose Mourinho Tidak Bisa Jamin Manchester United Kalahkan Newcastle United

Manajer Manchester United Jose Mourinho mengaku tidak yakin timnya bisa menang atas Newcastle United pada laga Premier League, di Stadion Old Trafford, Manchester, Sabtu (6/10/2018).

Pada babak pertama, Manchester United tertinggal dua gol dari Newcastle United. Namun, tuan rumah bangkit dan bisa memenangi pertandingan dengan skor 3-2.

“Saat turun minum, kami melakukan komunikasi yang baik. Kami tidak bisa menjanjikan kemenangan pada laga tadi. Kami harus berjanji tampil tanpa rasa takut dan tertekan,” kata Mourinho.

“Kami hanya harus memberikan kemampuan terbaik dan terbukti bisa. Kami berjuang keras dan bahkan tetap layak meski skor laga tadi mungkin saja 2-2. Para pemain harus optimistis karena tidak ada jaminan meraih kemenangan,” lanjut Mourinho.

Setelah tertinggal 0-2, Manchester United mencetak gol pertama melalui Juan Mata pada menit ke-70. Enam menit berselang, Anthony Martial menyamakan skor pertandingan.

Memasuki menit ke-90, Alexis Sanchez tampil sebagai pahlawan tim melalui gol sundulan. Manchester United menang 3-2 atas Newcastle United dan menjadi kemenangan pertama dalam empat laga terakhir di berbagai ajang.

Komentar Jose Mourinho soal Rumor Pemain Manchester United Tak Lagi Hormat

Manajer Manchester United, Jose Mourinho, disebut telah menghadirkan perpecahan di dalam tubuh klub hingga membuat para pemain tak lagi menghormati dirinya.

Sejak awal musim 2018-2019, Jose Mourinho telah memiliki hubungan yang buruk dengan CEO Manchester United, Ed Woodward, akibat aktivitas klub di bursa transfer musim panas 2018.

Dalam beberapa pekan terakhir, kabar soal keretakan hubungan antara Jose Mourinho dengan para pemain pun mencuat.

Para pemain seperti Paul Pogba dan Marcus Rashford adalah nama yang sering disebut tengah berkonflik dengan Jose Mourinho.

Mendengar kabar ini, Jose Mourinho mencoba menepis semua anggapan tersebut dengan menyebutkan bahwa pemain Manchester United adalah para profesional yang tidak akan melakukan hal tersebut kepada dirinya.

“Saya sangsi mendengar seorang pemain tidak hormat. Mintalah orang-orang dengan reputasi hebat dalam sepak bola mengaku bahwa dirinya pernah bertanding dan mencoba untuk tidak memberikan yang terbaik,” ucap Jose Mourinho seperti dikutip BolaSport.com dari Sky Sports.

“Jika ada pemain berkata ‘saya adalah seorang pemain dan pada saat tertentu tidak akan memberikan yang terbaik’, maka saya akan mengubah pendapat saya. Selama hal itu tidak terjadi, maka saya akan selalu percaya bahwa para pemain selalu hormat,” tuturnya.

Perselisihan di dalam tubuh Manchester United seakan dipertegas oleh performa Setan Merah akhir-akhir ini.

Start Chelsea pada musim ini terburuk

The Blues, Chelsea tidak terbendung untuk mejadi juara Liga Inggris pada musim lalu namun ‘The Blues’ Chelsea justru terseok-seok pada musim ini. Jose Mourinho mengatakan bila saja ia saat ini berkiprah di liga negara lain, maka mungkin dia sudah menyerah dengan start seperti ini.

Dalam empat pekan awal, Chelsea hanya sanggup menorehkan satu kemenangan, satu hasil seri, dan dua kali kekalahan. Kekalahan terakhir Chelsea ada pada laga lawan Crystal Palace yang berkesudahan dengan skor 1-2. Hal itu membuat Chelsea baru sanggup mengumpulkan empat poin dan sudah berjarak delapan angka dari Manchester City yang memimpin klasemen sementara.

Jose Mourinho mengisyaratkan optimisme bahwa bila ini terjadi di liga negara lain, maka saya mungkin akan berkata bahwa semuanya sudah usai. Namun ini adalah Liga Primer Inggris dan saya tak akan berkata demikian (menyerah). Memang dengan persaingan yang lebih sengit di Liga Inggris, semua kemungkinan masih bisa terjadi di 34 pekan tersisa.

Urutan tim di klasemen pun menggambarkan ketatnya persaingan di Liga Inggris karena sejumlah tim kejutan justru sukses masuk papan atas di awal kompetisi ini. Kami, saya dan para pemain, harus berubah menjadi lebih baik.

Dalam situs resmi Chelsea bahwa Ada beberapa pemain yang tidak tampil bagus hari ini dan sulit bagi sebuah tim untuk memenangkan pertandingan bila keseluruhan tim tidak bermain pada level yang sama. Pellegrini mengatakan bahwa Selamat bagi Palace yang tampil luar biasa. Namun sejatinya kami sudah tampil cukup baik untuk menghindari kekalahan.

Berdasarkan informasi dari BBC Sport, Jose mourinho mengatakan bahwa tidak hanya itu, sejatinya kami layak mendapatkan penalti saat Kurt Zouma dilanggar ketika skor masih 0-0,”.

Meski gagal menang, Chelsea masih mendapatkan poin positif di pertandingan ini berupa gol perdana yang dilesakkan oleh Radamel Falcao. Perekrutan Falcao oleh Chelsea adalah satu langkah yang dianggap aneh karena Falcao tak sanggup berbicara banyak di Manchester United musim lalu.

Jose Mourinho mengatakan bahwa meskipun gol Falcao tidak berpengaruh pada hasil akhir, setidaknya gol itu cukup terasa dampaknya pada kepercayaan dirinya.