Arsip Tag: Neymar

Messi Desak Barcelona Rekrut Neymar Lagi

Saga masa depan Neymar terus berlanjut. Superstar Barcelona Lionel Messi dikabarkan mendesak klubnya untuk merekrut Neymar lagi.

Pesepakbola Brasil itu sedang dikait-kaitkan dengan kepindahan ke Barcelona dan Real Madrid. Klub Neymar, Paris St. Germain, dilaporkan membuka peluang melepas si pemain kalau ada tawaran fantastis yang datang.

Namun, situasi menjadi lebih rumit karena Barca diyakini telah menyepakati prakontrak untuk menggaet Antoine Griezmann sejak Maret 2019. Striker Prancis itu bahkan setuju gajinya dipangkas.

Meski begitu, Griezmann tampaknya bukan favorit ruang ganti Barca. Laporan El Mundo menyebut, Barca kini akan mengejar Neymar lagi atas permintaan Messi. Los Cules juga akan mencari cara agar transfer itu melibatkan Griezmann yang akan dikirim ke PSG.

Untuk mendatangkan Neymar, Barca akan menghadapi sejumlah kesulitan. Bukan hanya mesti memutar otak untuk memutus komitmen kepada Griezmann, melainkan juga harus memaksa Neymar agar mau mengurangi gajinya yang mencapai 36,8 juta euro per musim (Rp 587,5 miliar).

Sebelum bergabung PSG sebagai pemain termahal dunia, Neymar pernah menghabiskan empat musim di Catalan. Pesepakbola berusia 27 tahun itu telah mencetak lebih dari 100 gol plus 76 assist dalam 186 penampilan untuk Barca di seluruh kompetisi.

Bersama Neymar, lini serang Barcelona membentuk trisula MSN bersama Lionel Messi dan Luis Suarez, yang berpengaruh besar untuk memenangi enam trofi mayor termasuk treble di 2014/15.

Neymar Mungkin Absen di Copa America 2019

Pernyataan mengejutkan dibuat oleh Wakil Presiden Konfederasi Sepakbola Brasil (CBF) Francisco Noveletto, yang mengatakan Neymar bisa absen di ajang Copa America 2019 bersama tim Samba Brasil.

Tuduhan pemerkosaan yang ditujukan pada Neymar dapat menjadi masalah tersendiri bagi persiapan Brasil mengahdapi turnamen ini.

Laporan dari Omnisport, seorang pejabat negara bagian Sao Paulo mengatakan pada hari Sabtu bahwa tuduhan telah diajukan terhadap bintang Paris Saint-Germain itu setelah insiden di ibukota Perancis pada 15 Mei.

Neymar dengan keras menyangkal tuduhan itu dan memposting video Instagram pada hari Minggu, di mana ia mengklaim tuduhan itu merupakan upaya untuk memeras dia.

Dia sekarang menghadapi penyelidikan polisi di Brasil setelah menerbitkan foto-foto intim dari korban yang diduga dalam sebuah video yang tersebar di media sosial.

Noveletto percaya sorotan pada Neymar akan membawa pemain berusia 27 tahun itu mundur dari skuad jelang Copa America, turnamen yang akan digelar di Brasil.

“Jika saya harus bertaruh, jika saya memiliki 10 chip dan mereka bertanya kepada saya apa yang akan saya pertaruhkan? Saya yakin dia tidak akan datang dan dia akan meminta cuti,” kata Noveletto kepada SBT pada hari Selasa.

“Dia tidak memiliki kondisi psikologis untuk menghadapi Copa America dan serbuan pertanyaan dari wartawan.”

Itu terjadi beberapa jam setelah presiden CBF Rogerio Caboclo mengatakan tidak ada peluang Neymar untuk tidak ambil bagian dalam Copa.

Brasil akan memulai Copa America pada 14 Juni melawan Bolivia sebelum pertandingan Grup A lainnya melawan Venezuela (18 Juni) dan Peru (22 Juni).

Barcelona Diklaim Bisa Juara Liga Champions Lagi Jika Ada Neymar

Legenda Barcelona Rivaldo mengatakan Blaugrana perlu memulangkan Neymar agar mereka bisa jadi juara Liga Champions lagi.

Barcelona sejauh ini sudah memenangkan lima trofi Liga Champions. Mereka terakhir kali memenangi kompetisi paling elit di Eropa tersebut pada musim 2014-15.

Saat itu di partai puncak, mereka mengalahkan Juventus dengan skor 3-1. Gol-gol kemenangan Blaugrana dihasilkan oleh Ivan Rakitic, Luis Suarez dan Neymar.

Setelah itu, mereka kalah dari rival abadinya, Real Madrid. Los Blancos bahkan mampu memenangkan tiga trofi Liga Champions secara beruntun sejak musim 2015-16.

Musim ini, Barca mencoba untuk bangkit. Peluang mereka juara makin besar setelah Real Madrid ditumbangkan oleh Ajax Amsterdam di babak 16 besar.

Namun perjalanan Barca mentok di semifinal saja. Di fase ini mereka dijegal oleh Liverpool secara spektakuler dan menyakitkan.

Neymar menjadi bagian dari skuat Brasil yang akan berlaga di pentas Copa America. Selecao sendiri tergabung dalam Grup A bersama Bolivia, Venezuala dan Peru.

Namun jelang keikusertaannya di ajang itu, Tite, pelatih timnas Brasil, mencopot ban kapten darinya. Jabatan itu diserahkan pada Dani Alves. Meski demikian, ia tetap yakin Neymar akan bisa membantu skuat Samba jadi juara Copa America.

Keyakinannya itu ia tuliskan melalu akun Instagram miliknya, @rivaldooficial.

“Saya percaya bahwa #Brazil akan memenangkan #CopaAmerica dengan mudah. Saya tidak melihat tim mana pun yang bisa mengalahkan Brasil terutama dengan kembalinya @neymarjr, yang bagi saya akan menjadi pemain terbaik dalam kompetisi. Ia akan haus akan bola dan akan menunjukkan apa yang ia mampu lakukan.”

Neymar hengkang dari Barca pada musim panas 2017 lalu. Namun ia santer dikabarkan siap hengkang dari PSG.

Beberapa klub sempat dikaitkan dengan pemain 27 tahun tersebut, termasuk Madrid. Rivaldo pun berharap berharap Barca mau bergerak untuk memulangkan Neymar. Sebab ia akan membantu Blaugrana meraih trofi Liga Champions lagi.

“Hal lain yang harus terjadi, adalah kembalinya ke @fcbarcelona, ​​itu akan menjadi perekrutan yang hebat bagi klub terutama untuk semua yang terjadi di akhir musim ini. Menurut hemat saya, ia adalah pemain yang hilang bagi Barcelona untuk menjadi juara lagi @championsleague.”

“Ia memiliki kepribadian dan banyak kualitas untuk memenangkan kembali penggemar @fcbarcelona, ​​dan juga untuk menjadi yang terbaik di dunia,” cetus Rivaldo.

Jauh Dalam Hati, Neymar Menyesal Tinggalkan Barcelona

Neymar belum berhasil membawa Paris Saint-Germain bersaing di papan atas kompetisi Eropa. Rivaldo yakin jauh dalam hati, Neymar menyesal meninggalkan Blaugrana.

Neymar meninggalkan Barcelona di akhir musim 2016/2017. Dua musim bersama PSG, pemain termahal di dunia ini baru bisa memenangi kompetisi domestik: dua titel Ligue 1 dan masing-masing satu gelar Piala Prancis, Piala Liga Prancis, dan Piala Super Prancis.

“Jelas dia membuat kesalahan meninggalkan Barca. Kalau Anda bicara dengan Neymar soal ini, atau dengan ayahnya atau keluarganya, mereka akan memberi tahu Anda bahwa dia tak menyesal,” kata Rivaldo kepada betfair dikutip AS.

“Tapi jauh dalam hati, dia sesungguhnya menyesal. Barcelona itu Barcelona. Neymar itu pemain level Barca,” tambahnya.

Rivaldo Yakin Madrid Akan Lakukan Manuver untuk Neymar atau Mbappe

Real Madrid butuh penguatan skuat yang signifikan demi bangkit dari musim yang buruk. Oleh karena itu pembelian Neymar atau Kylian Mbappe jadi masuk akal.

Madrid menutup musim 2018/2019 dengan hasil mengecewakan. Hanya gelar Piala Dunia Antarklub yang berhasil diraih, sementara tiga trofi lainnya terlepas.

Los Blancos finis ketiga di LaLiga, berjarak 19 poin dari Barcelona yang juara dan delapan poin di belakang Atletico Madrid. Karim Benzema dkk juga terhenti di babak 16 besar Liga Champions dan semifinal Copa del Rey.

Pembelian dan perombakan besar diperkirakan akan dilakukan Madrid musim panas ini untuk mengangkat moral tim. Nama-nama seperti Eden Hazard, Paul Pogba, Christian Eriksen, Neymar, dan Mbappe terus dikaitkan.

Pemain legendaris Brasil Rivaldo yakin betul Madrid akan berusaha mewujudkan transfer salah satu dari Neymar dan Mbappe. Kedua pemain sudah kerap dirumorkan kurang puas dengan daya saing Paris Saint-Germain.

“Saya yakin Real Madrid akan mencoba merekrut Neymar atau Mbappe. Mereka butuh mendatangkan pemain level top untuk memperkuat tim,” ungkap Rivaldo kepada betfair seperti dilansir AS. “Mereka butuh pemain dengan nama besar yang bermain bagus, yang bisa jadi sosok menentukan dan salah satu dari keduanya bisa cocok di Real Madrid,” tandasnya.

Neymar Pekan Depan Bisa Latihan Lagi Demi PSG

Neymar pekan depan bisa latihan lagi demi PSG bisa teruskan dominasi mereka di Liga Prancis. Hal ini jadi kabar baik bagi semua fans mereka.

Bintang PSG (Paris Saint-Germain) Neymar telah membocorkan jika dirinya bisa latihan lagi pekan depan. Ia ingin sesegera mungkin pulih dan bergabung dengan skuad polesan Thomas Tuchel selagi memulihkan diri dari cederanya.

Saat menjalani proses pemulihan, sang pemain sudah bepergian ke beberapa tempat. Ia juga sempat berpesta untuk menghilangkan kejenuhan. Beberapa waktu yang lalu dirinya terlihat diskusi hangat dengan direktur olahraga Marseille, Andoni Zubizarreta.

Dari pertemuan dengan Zubizarreta terungkap jika sang pemain akan bisa latihan lagi pekan depan. Ia juga siap untuk perkuat tim lagi setidaknya dua pekan lagi.

“Pekan depan, saya sudah bisa latihan lagi,” ujar mantan rekan Lionel Messi tersebut sesuai rilis ESPN.

“Ya, saya akan kembali ke pertandingan setelahnya dan saya akan bergabung dengan skuad dua pekan lagi. Saya juga sudah menjalani semua pemeriksaan kesehatan saya.”

UEFA sendiri telah mengkonfirmasikan jika mereka mengivestigasi sang pemain. Ia diperiksa atas hujatan saat Manchester United mengeliminasi PSG dari Liga Champions. Hal ini bisa menambah masalah yang ia hadapi saat ingin kembali bisa bermain bola.

Saat ia dipusingkan beberapa masalah, tim bisa tetap menang termasuk saat lawan kubu Marseille. Gol kemenangan 3-1 mereka dicetak oleh Kylian Mbappe di menit ke45+2, Angel Di Maria di menit ke-55 dan 56. Kubu lawan hanya membalas satu melalui Valere Germain di menit ke-46.

Kapan Neymar Benar-Benar Pulih, Tuchel?

Neymar sedang terkapar akibat mengalami cedera metatarsal. Pelatih Paris Saint-Germain, Thomas Tuchel, menjelaskan kondisi sang bintang.

Neymar mengalami cedera saat PSG menghadapi Racing Strasbourg di Piala Prancis, 24 Januari lalu. Les Parisiens kemudian mengonfirmasi penyerang asal Brasil itu menderita cedera metatarsal.

Tuchel, jelang PSG menghadapi Rennes di Ligue 1, memberi update soal Neymar. Pemain yang sudah mencetak 20 gol itu disebut Tuchel sudah mulai menjalani pemulihan, namun masih belum tahu kapan benar-benar pulih.

“Dia sudah mendapat pengobatan, kami harus menunggunya sampai minggu depan. Pengobatannya akan tergantung pada bagaimana perkembangan cederanya dalam beberapa hari ke depan,” kata Tuchel seperti dilansir AP.

“Terlalu dini berbicara perkembangan Neymar,” tambahnya.

Kondisi Neymar menjadi pertanyaan, mengingat PSG akan menghadapi Manchester United di 16 besar Liga Champions, 13 Februari mendatang. Selain Neymar, PSG juga terancam kehilangan Marco Verratti yang juga mengalami cedera engkel saat PSG engalahkan Guingamp, 19 Januari lalu.

“Faktanya, Neymar dan Marco sedang cedera dan ini situasi yang menyedihkan bagi kami. Kami harus mencari solusinya, secara bersama-sama, sehingga kami bisa meraih kemenangan,” tambahnya.

Tak Ada Pembicaraan Tentang Neymar di Ruang Ganti Barcelona

Neymar masih dispekulasikan akan pulang ke Barcelona. Pemain Los Cules, Carles Alena, mengungkapkan bahwa tak ada pembahasan Neymar di ruang ganti.

Baru semusim bergabung dengan Paris-Saint Germain, Neymar dikabarkan sudah tak bahagia. Sejak beberapa waktu lalu, dia sudah dikabarkan ingin kembali ke Catalan.

Sebagai pengganti Neymar, Barcelona mendatangkan Philippe Coutinho dari Liverpool. Performa pemain Brasil itu masih belum memuaskan. Dia digaet dengan tebusan tinggi, mencapai 140 juta euro.

Coutinho lantas dirumorkan akan pergi dari Barcelona di bulan Januari ini, dengan Manchester United sebagai tujuannya. Kepergian Coutinho itu yang akan membukakan pintu untuk Neymar.

Alena juga turut berkomentar mengenai rumor transfer Neymar ke Barca. Dia mengaku belum tahu mengenai rumor transfer itu.

“Aku tidak tahu. Kami tak membahas itu di ruang ganti. Dia pemain spesial yang akan membuat semua tim menjadi lebih baik, tapi kami jelas sangat fokus pada musim ini,” kata Alena di Sport.

“Aku tak tahu kalau mereka yang lebih mengenalnya banyak berbincang dengannya dan bilang dia ingin kembali. Kita tunggu saja,” dia menambahkan.

Neymar yang Tengil Menginspirasi Jadon Sancho

Selain kerap diving, Neymar berulang kali dikritik karena aksi individunya dianggap sengaja dilakukan untuk membuat malu lawan. Hal itu justru membuat Jadon Sancho mengidolai bintang Brasil tersebut.

“Saat tumbuh besar, pemain favorit saya adalah Ronaldinho. Itu bisa langsung terlihat (karena kualitasnya). Dia adalah pemain hebat dan selalu tersenyum. Sekarang (pemain favorit saya) adalah Neymar karena dia berbeda,” ucap Jadon Sancho di Skysports.

Meski Neymar kerap melakukan aksi-aksi yang dinilai orang sengaja dilakukan untuk mempermalukan lawan, Sancho menilai Neymar melakukan itu semua hanya untuk menjadi dirinya sendiri. Sancho memuji Neymar sebagai pemain yang bisa mengekspresikan diri di atas lapangan.

“Dia membuat pemain lawan terlihat konyol. Mungkin itu tak baik, tapi ia hanya menjadi diri sendiri, mengekspresikan dirinya, dan saya mencintai itu.”

“Orang-orang mungkin tak takut melakukan hal yang dia lakukan, tapi mereka tak akan bisa melakukan apa yang dilakukan (Neymar). Saya hanya berpikir ketika Anda berbeda, Anda bisa lebih menonjol dan saya senang ketika seorang pemain menonjol karena itu berbeda. Individualitas di lapangan yang Anda tak bisa lihat setiap hari,” tutur pemain muda Borussia Dortmund itu.

Senyum Neymar dan Pintu Barcelona yang Selalu Terbuka Untuknya

Rumor Neymar ke Barcelona kembali menghangat. Pemain asal Brasil itu memberi teka-teki lewat sebuah senyuman untuk klub yang selalu membuka pintu untuknya.

Semua berawal dari pertandingan Brasil vs Uruguay di laga persahabatan, Sabtu (17/11) lalu. Neymar disebut kembali bersitegang dengan Edinson Cavani, rekan setimnya di Paris Saint-Gemain, usai ditekel dalam pertandingan tersebut.

Usai pertandingan, Neymar pun diwawancara soal rumor kembali ke Barcelona. Ia tak menjawab apa-apa, namun cuma tersenyum saat disinggung hal tersebut.

Di saat bersamaan, direktur olahraga Barcelona Pep Segura memberi sinyal siap menampung Neymar kembali. Ia mengatakan siap mendatangkan sang pemain jika memang menghendaki.

“Jika kami percaya, meskipun itu akan membuat kami dihina, kami harus mendatangkan dia ya kami akan mendatangkannya,” kata Segura kepada La Vanguardia seperti dikutip Marca.

Rumor Neymar kembali ke Barcelona kembali merebak sejak akhir musim lalu. Bintang asal Brasil itu disebut-sebut tak bahagia di Paris, usai dibeli dari Barcelona seharga 3,5 triliun pada musim panas 2017.

Meski bermain apik, Neymar masih gagal membawa PSG berjaya di Liga Champions. Selain itu, bersinarnya Kylian Mbappe juga disebut-sebut turut mempengaruhinya, selain hubungannya dengan Cavani yang masih saja terus terlibat keributan kecil di dalam lapangan.