Arsip Tag: Rashford

Solskjaer Dukung Rashford Ikuti Jejak Cristiano Ronaldo

Manajer Manchester United Ole Gunnar Solskjaer percaya bahwa Marcus Rashford dapat mencapai tingkat seperti megabintang Cristiano Ronaldo.

Rashford melanjutkan penampilan yang luar biasa untuk memulai musim dengan mencetak gol, dalam kemenangan 2-1 United atas juara Liga Premier Manchester City, Sabtu.

Bintang Inggris berusia 22 tahun ini telah mencetak 13 gol musim ini – 10 di antaranya datang di Liga Premier.

Dan Solskjaer mendukung Rashford untuk meniru pemenang Ballon d’Or lima kali Ronaldo, yang mengklaim tiga gelar Liga Premier dan Liga Champions bersama United sebelum pergi ke Real Madrid pada 2009.

“Sangat mudah untuk membandingkan mereka berdua, ya,” kata bos United Solskjaer. “Baik dengan keterampilan, bentuk tubuh, sikap, atribut dan segalanya.

“Bocah itu (Rashford) memiliki setiap kesempatan di dunia untuk menjadi pemain top. Mari kita berharap dia terus seperti ini.

“Saya tidak ingin berbicara tentang jumlah gol. Selama dia terus bersikap positif dan terus terang serta berpikir untuk berada di depan gawang dan mendapatkan peluang, dia akan mencetak gol.”

United – naik ke urutan kelima dalam klasemen Liga Premier setelah menang atas City dan Tottenham – dan mereka akan menyambut Everton di Old Trafford pada hari Minggu.

Namun sebelum itu United akan menghadapi AZ dalam pertandingan Grup L Liga Europa keenam dan terakhir pada hari Kamis.

Ketika Rashford Temukan Surat Masa Kecil Berisi Mimpi-mimpinya dengan MU

Marcus Rashford sudah punya mimpi besar bersama Manchester United sejak masih belia. Itu dibuktikan dengan surat masa kecil yang ia temukan kembali.

Surat yang ditulis Rashford saat masih berusia 11 tahun itu diambil oleh sang ibu, Melanie Rashford, dari penyimpanan dokumen dan surat keluarga. Striker Manchester United tersebut lantas mengunggahnya di akun Twitter miliknya, @MarcusRashford.

Surat itu dulu ditulisnya sebagai tugas sekolah, saat masih berada dalam tim remaja Manchester United di Carrington. Dalam surat itu ia berambisi menjadi pemain sepakbola profesional Manchester United di masa depan.

“Saya hanya memiliki satu tujuan dalam hidup dan itu adalah menjadi pemain sepakbola profesional, semoga saja di Manchester United,” tulis Rashford muda dikutip dari ESPN.

Tulisan itu juga berisi pemikiran Rashford terkait perjalanannya sebagai pemain muda di Carrington.Ia mengaku bersyukur bisa mendapat banyak pengalaman di sana, serta berupaya keras mewujudkan cita-citanya menjadi pesepakbola profesional.

“Perjalanan saya sejauh ini luar biasa. Saya mendapat banyak pengalaman yang berkaitan dengan Manchester United dan juga sekolah,” ungkapnya Rashford. “Terima kasih kepada semua orang dan terutama kepada siapa saja yang telah membantu saya melewati perjalanan ini. Saya berjanji akan bekerja keras dan berupaya yang terbaik untuk menjadi pesepakbola profesional.”

Cita-cita Rashford itu menjadi kenyataan tujuh tahun kemudian, ketika dirinya menjalani debut bersama The Red Devils di usia 18 tahun kala menghadapi Midtjylland di Liga Europa. Ia bahkan langsung mencetak dua gol di laga tersebut, sekaligus mengantarkan Manchester United menang 5-1.

Di usia yang ke-22 tahun, Rashford telah bermain sebanyak 187 pertandingan bersama klub asal Manchester tersebut dan mencetak 54 gol. Kerja kerasnya sedari kecil pun terbayarkan, mengingat ia kini telah menjadi pilihan pertama di tim utama Manchester United dan menjadi pujaan publik Old Trafford.

Rashford ‘Si Pembunuh’ Chelsea

Marcus Rashford memborong gol kemenangan 2-1 Manchester United atas Chelsea di Piala Liga Inggris. Striker 21 tahun itu memang pembunuh The Blues.

Dalam pertandinan babak keempat Piala Liga Inggris di Stamford Bridge, London, Kamis (31/10/2019) dini hari WIB, Rashford mencetak dua gol ke gawang Chelsea di menit ke-25 dan 73.

Gol pertama dilesakkan Rashford lewat penalti, menyusul pelanggaran Marcos Alonso ke Daniel James. Yang kedua dilesakkan penyerang Inggris itu lewat tendangan bebas yang cukup apik. Adapun satu gol Chelsea dilesakkan Michy Batsuayi.

Bagi Rashford, dua golnya tak cuma mengantar MU maju ke perempatfinal Piala Liga Inggris. Pemain bernomor 10 itu menegaskan dirinya memang ‘pembunuh’ Chelsea.

Dicatat Opta, Rashford kini sudah mencetak lima gol ke gawang Chelsea. Catatan itu yang terbanyak ditorehkan Rashford ketimbang ke klub-klub lainnya.

Menghadapi Liverpool, Rasford membuat tiga gol. Adapun kontra Arsenal, ia baru menyarangkan dua gol.

Musim ini, performa Rashford sendiri sempat diusik cedera. Total, Rashford sudah mencetak 7 gol untuk Setan Merah di semua kompetisi.

Piala Liga Inggris: Rashford Antar MU Singkirkan Chelsea

Manchester United berhasil mengalahkan Chelsea 2-1 di babak keempat Piala Liga Inggris. Marcus Rashford tampil sebagai pahlawan MU dengan mencetak dua gol.

Pada pertandingan di Stamford Bridge, Kamis (31/10/2019) dinihari WIB, MU memimpin 1-0 atas Chelsea di babak pertama. The Blues kemudian menciptakan gol balasan melalui Michy Batshuayi tepat saat pertandingan melewati sejam.

Kemenangan MU ditentukan oleh gol kedua Rashford yang diciptakan melalui situasi set-piece.

Berkat kemenangan ini, MU lolos ke perempatfinal. Tim lawan MU akan ditentukan melalui pengundian yang dilangsungkan pada 31 Oktober waktu setempat.

Jalannya Pertandingan

Peluang terbaik MU tercipta di menit ke-13. Dari sepak pojok, Scott McTominay menyambut bola dengan tembakan yang melayang tipis di sudut atas gawang Chelsea.

MU dihadiahi penalti setelah Marcos Alonso mengganjal Daniel James di menit ke-24. Marcus Rashford maju sebagai eksekutor dan berhasil mengirim Willy Cabalero ke arah yang salah. MU memimpin atas Chelsea 1-0 di menit ke-25.

MU sejauh ini terlihat solid. Meski tidak mendominasi penguasaan bola, MU tidak membiarkan Chelsea membuat peluang ke arah gawang.

Willian mengirim umpan silang dari sisi kanan, tapi bola hanya bergulir di depan gawang MU tanpa ada pemain Chelsea yang menyambut. Setelahnya, tembakan Jesse Lingard hasil serangan balik MU masih terlalu lemah sehingga dengan mudah ditangkap Caballero.

Usai turun minum, Chelsea akhirnya mampu menciptakan peluang. Di menit ke-50, umpan silan mendatar Alonso diterima Callum Hudson-Odoi tapi tembakannya melebar.

Tujuh menit berselang, Hudson-Odoi kembali mengancam MU. Akan tetapi, tembakan volinya hasil umpan panjang dari belakang cuma melambung di atas mistar gawang MU.

Usaha Chelsea akhirnya membuahkan hasil. Di menit ke-61, Chelsea berhasil menyamakan skor menjadi 1-1.

Dari umpan panjang Caballero, Michy Batshuayi berakselerasi sebelum mengakhiri dengan tembakan dari jarak jauh yang bersarang di sudut bawah gawang Sergio Romero.

Di menit ke-73, MU kembali di depan. Rashford mengubah skor menjadi 2-1.

Pelanggaran Pedro terhadap Fred menghasilkan tembakan bebas untuk MU. Rashford melepaskan sepakan keras sehingga bola meluncur deras ke sudut atas gawang yang tak mampu dijangkau Caballero.

Memasuki 10 menit terakhir, Chelsea meningkatkan agresivitas. Penyelesaian Alonso dari sisi kiri kotak penalti gagal dibendung Romero, tapi hanya menghasilkan tembakan sudut bagi Chelsea.

Chelsea buntu. Sejak kemasukan gol kedua Rashford, Chelsea kesulitan untuk menciptakan ancaman berarti ke pertahanan lawan.

Di sisa waktu pertandingan, Chelsea gagal menambah golnya. MU berhak atas kemenangan 2-1.

Susunan Pemain

CHELSEA: Caballero, James, Guehi, Zouma, Alonso, Jorginho, Kovacic, Gilmour (Mount 70′), Hudson-Odoi, Pulisic (Pedro 70′), Batshuayi (Abraham 78′)

MANCHESTER UNITED: Romero, Wan-Bissaka, Lindelof (Martial 66′), Rojo, Maguire, Williams, Fred, Lingard (Andreas Pareira 67′), McTominay, James, Rashford (Young 80′)

Southgate Masih Cari Posisi Terbaik Rashford

Gareth Southgate mempunyai banyak pilihan di lini depan Timnas Inggris. Untuk Marcus Rashford, dia masih mencari posisi terbaik.

Duel Inggris dengan Bulgaria di kualifikasi Piala Eropa 2020 menjadi pertunjukan kehebatan lini depan tim Tiga Singa. Di Wembley, Sabtu (7/9/2019), Inggris menang 4-0, Kane mencetak hat-trick dan satu assist. Sementara Raheem Sterling membukukan satu gol dan satu assist.

Trisula lini depan Inggris saat itu diisi oleh Kane, Sterling, dan Rashford. Kane sebagai striker tengah, Rashford sayap kiri, dan Sterling di sayap kiri.

Kendati Rashford tak memberi sumbangan gol atau assist saat Inggris menghajar Bulgaria, Southgate masih memberi pembelaan.

“Untuk waktu yang lama, kami hampir ingin menjadi opsi sebagai pemain nomor 9. Tapi, saya masih belum yakin posisi yang paling membahagiakan dia dan di mana dia bisa mengerahkan kemampuan terbaik,” kata Southgate di The Sun.

“Marcus masih relatif muda. Dalam 12 sampai 18 bulan terakhir bersama kami, dia mempunyai dampak besar ada permainan kami dengan banyak gol dan assist. Jadi, saya pikir dia masih bisa berproses.”

Tak Datangkan Pengganti Lukaku, MU Lakukan Perjudian Besar

Manchester United tak mendatangkan striker baru pasca ditinggal Romelu Lukaku. Keputusan The Red Devils itu disebut sebagai perjudian besar.

Lukaku dilepas MU ke Inter Milan pada bursa transfer musim panas 2019. Dia dilego dengan harga 65 juta euro, ditambah klausul bonus sebesar 10 juta euro.

Untuk menambah kekuatan lini serang, MU cuma menambah pemain sayap, Daniel James. Sementara untuk striker tengah, pilihan Setan Merah minim.

MU cuma tinggal mempunyai stok Marcus Rashford, Anthony Martial, dan Mason Greenwood. Pilihan Solskjaer kini menipis dengan cedera yang dialami oleh Martial.

Eks penyerang Timnas Inggris, Alan Shearer, yang bilang keputusan MU itu sangat berisiko.

“Itu masalah besar untuk United karena mereka sudah melakukan perjudian besar dengan tak mencari pengganti Lukaku,” kata Shearer di Mirror.

“Menuju musim dengan hanya Marcus, Martial, dan Mason Greenwood itu sangat berisiko dan itu merupakan beban yang amat besar untuk ketiga pemain menjalani musim yang panjang,” dia menambahkan.

Kira-kira Kapan MU Ikut Persaingan Gelar Lagi, Gary Neville?

Manchester United sudah kesulitan bersaing untuk gelar Liga Inggris sejak kepergian Sir Alex Ferguson. Mantan kapten MU Gary Neville punya perkiraannya sendiri.

Sejak terakhir kali juara pada 2012/2013, pada musim di mana Sir Alex pergi, MU belum lagi merasakan titel Premier League. Dalam perjalanan enam musim hingga musim lalu, mereka tak pernah benar-benar dekat dengan trofi.

Hanya sekali ‘Setan Merah’ menjadi runner-up di periode itu, yakni pada musim 2017/2018, itupun dengan selisih 19 poin dari Manchester City yang jadi juara. Sementara lima musim lainnya berakhir dengan sekali finis keempat, kelima, dan ketujuh, lalu dua kali tuntas di posisi enam.

Eks kapten MU Gary Neville melihat tim besutan Ole Gunnar Solskjaer ini masih butuh proses dan perjalanan panjang untuk kembali ke persaingan teratas. Setidaknya 4-5 kali bursa transfer lagi, atau sekitar 2-3 tahun, untuk mengejar Liverpool dan City.

“Mungkin ini terlihat agak terlalu jauh, tapi saya akan memperkirakan empat atau lima bursa transfer untuk membuat segala sesuatunya tepat dan kembali ke skuat yang bakal dia inginkan untuk menantang tim Liverpool dan Man City ini,” ungkapnya dikutip FourFourTwo.

“Saya sudah mengatakannya sebelumnya, dia harus siap. Bukan cuma di akhir musim ini atau musim depan, tapi setelah itu, untuk menantang titel Premier League. Kemungkinan ketika Pep Guardiola meninggalkan Man City atau Liverpool menghadapi periode perekrutan lagi dan sejumlah pemain datang. Ole harus siap memanfaatkannya.”

“Ini adalah persoalan jangka panjangm tidak akan ada perbaikan cepat atau tongkat sihir dari manajer manapun. United sudah mencoba David Moyes, Louis van Gaal, Jose Mourinho, semuanya sudah terbukti, dan Ole akan menempuh perjalanan panjang, bukan jalur cepat,” tandasnya.

Asah Terus Penyelesaian Akhirmu, Rashford!

Striker Manchester United, Marcus Rashford, mendapatkan saran agar bisa menjadi pemain top. Dia harus terus mengasah penyelesaian akhir.

Rashford tampil bagus dalam dua pertandingan pramusim Man United. Dia sudah mencetak dua gol.

Saat The Red Devils memetik kemenangan 2-0 atas Perth Glory, Rashford membukukan satu gol. Satu gol lain dicetak ke gawang Leeds United saat membantu Setan Merah menang 4-0.

Eks kapten Man United, Bryan Robson, menilai Rashford masih bisa lebih baik. Sisi penyelesaian akhir utamanya.

“Marcus merupakan pemain top dan sudah membuktikan itu di usia 21 tahun. Dia bermain di Piala Dunia bersama Inggris,” kata Robson di Standard.

“Andai saya harus memberi satu saran, teruslah asah penyelesaian akhirmu. Akan bisa sedikit lebih baik dan anai dia bisa melakukan itu, dia bisa menjadi pemain papan atas,” dia menambahkan.

Sejak menembus tim utama Man United pada musim 2015/2016, Rashford sudah bermain sebanyak 170 kali di semua ajang. Dia menyumbangkan 45 gol.

Karena Rashford Sama Bagusnya dengan Mbappe

Marcus Rashford jadi pahlawan kemenangan Manchester United atas Paris St-Germain. Rashford membuktikan kualitas tak kalah dengan Kylian Mbappe.

Rashford menanjak performanya sejak MU ditangani Ole Gunnar Solskjaer setelah kesulitan di awal musim ini. Dari total 11 gol dan sembilan assists yang dibuat musim ini, tujuh gol dan empat assists di antaranya terjadi pada era Solskjaer.

Ia juga baru saja menjadi penentu kemenangan MU saat melakukan comeback gemilang melawan Paris Saint-Germain di leg kedua 16 besar Liga Champions. Penalti Rashford di menit ke-94 membuat MU lolos dengan unggul agregat gol tandang 3-3.

Mantan bek MU, Phil Neville, menganggap Rashford memiliki kualitas hebat di usianya yang baru 20 tahun, tak kalah dengan Mbappe yang memang menjadi sensasi dalam dua tahun terakhir. Mbappe dianugerahi pemain muda terbaik Piala Dunia 2018 dan Pemain Muda Terbaik Dunia 2018. Musim ini pun, Mbappe tampil luar biasa dengan torehan 29 gol dan 15 assists di semua ajang bersama PSG.

Jika dibandingkan dengan Rashford, Mbappe memang unggul jauh secara statistik. Tapi, Neville meyakini level Rashford tak jauh dari Mbappe.

“Saya sudah mengatakan ini sekitar delapan bulan lalu. Dan saya punya kepercayaan bahwa Rashford punya kemampuan yang setara dengan Mbappe. Dia sebagus itu,” ujar Neville seperti dilansir Sportskeeda.

“Marcus adalah pemain yang sangat sangat spesial. Dia punya kelas dunia. Dia arogan dan angkuh. Inggris dan Manchester United sangat beruntung memiliki seseorang yang punya keberanian, keteguhan hati, dan kecepatan untuk menjadi pemain top,” sambungnya.

“Dia terus berkembang menjadi lebih baik. Hanya langit batasnya.”

Sebelumnya Solskjaer bergabung, Rashford memang terlihat belum mampu memaksimalkan potensi karena tak dimainkan sebagai striker utama seperti sekarang. Tapi, Neville percaya seringnya Rashford menjadi winger di era Jose Mourinho memberikan manfaat tersendiri bagi lulusan akademi Setan Merah tersebut.

“Apa yang dia lewati bersama Jose Mourinho, terkait perubahan posisi dan disiplin, sebenarnya membantu dia dalam jangka panjang,” katanya.

“Dia benar-benar mendapat keuntungannya sekarang. Apa yang didapatinya (para era Mourinho) membuat dia mampu menghadapi situasi negatif dan terus melaju. Dia benar-benar pemain spesial,” demikian Neville.

Cetak Satu Gol ke Gawang Leicester, Rashford Lewati Rekor Rooney, Giggs, Ronaldo

Pemain Manchester United (MU), Marcus Rashford, berhasil mencetak rekor barunya seusai menciptakan satu gol saat MU menghadapi Leicester City dalam lanjutan Liga Premier Inggris pada Minggu (3/2) malam WIB. Rashford juga telah melewati rekor dari Wayne Rooney, Ryan Giggs dan Cristiano Ronaldo.

Dilaga tersebut MU menang dengan skor tipis 1-0. Dan, gol semata wayang tercipta berkat sentuhan dari Rashfrod.

Tak hanya membantu kemenangan MU, Rashford pun kini telah mengungguli rekor yang pernah diukir oleh para legenda MU, Rooney, Giggs dan Ronaldo dalam torehan gol dengan 100 pertandingan di Liga Primer Inggris.

Dilansir dari SportsRashford kini telah menorehkan 26 gol dengan 100 penampilannya bersama MU di Liga Primer Inggris. Torehan tersebut ternyata telah mengalahkan Ronaldo, yang hanya mencatatkan 19 gol dalam 100 laganya ketika berseragam MU.

Selain itu, Rashford juga melewati pencapaian dari Rooney dengan 24 gol dan Giggs dengan 25 golnya. Rekor yang telah diciptakan Rasford semakin bertambah manis setelah MU mampu beranjak ke posisi kelima klasemen sementara Liga Premier Inggris menggeser posisi yang sebelumnya ditempati oleh Arsenal.