Arsip Tag: Rashford

Southgate Masih Cari Posisi Terbaik Rashford

Gareth Southgate mempunyai banyak pilihan di lini depan Timnas Inggris. Untuk Marcus Rashford, dia masih mencari posisi terbaik.

Duel Inggris dengan Bulgaria di kualifikasi Piala Eropa 2020 menjadi pertunjukan kehebatan lini depan tim Tiga Singa. Di Wembley, Sabtu (7/9/2019), Inggris menang 4-0, Kane mencetak hat-trick dan satu assist. Sementara Raheem Sterling membukukan satu gol dan satu assist.

Trisula lini depan Inggris saat itu diisi oleh Kane, Sterling, dan Rashford. Kane sebagai striker tengah, Rashford sayap kiri, dan Sterling di sayap kiri.

Kendati Rashford tak memberi sumbangan gol atau assist saat Inggris menghajar Bulgaria, Southgate masih memberi pembelaan.

“Untuk waktu yang lama, kami hampir ingin menjadi opsi sebagai pemain nomor 9. Tapi, saya masih belum yakin posisi yang paling membahagiakan dia dan di mana dia bisa mengerahkan kemampuan terbaik,” kata Southgate di The Sun.

“Marcus masih relatif muda. Dalam 12 sampai 18 bulan terakhir bersama kami, dia mempunyai dampak besar ada permainan kami dengan banyak gol dan assist. Jadi, saya pikir dia masih bisa berproses.”

Tak Datangkan Pengganti Lukaku, MU Lakukan Perjudian Besar

Manchester United tak mendatangkan striker baru pasca ditinggal Romelu Lukaku. Keputusan The Red Devils itu disebut sebagai perjudian besar.

Lukaku dilepas MU ke Inter Milan pada bursa transfer musim panas 2019. Dia dilego dengan harga 65 juta euro, ditambah klausul bonus sebesar 10 juta euro.

Untuk menambah kekuatan lini serang, MU cuma menambah pemain sayap, Daniel James. Sementara untuk striker tengah, pilihan Setan Merah minim.

MU cuma tinggal mempunyai stok Marcus Rashford, Anthony Martial, dan Mason Greenwood. Pilihan Solskjaer kini menipis dengan cedera yang dialami oleh Martial.

Eks penyerang Timnas Inggris, Alan Shearer, yang bilang keputusan MU itu sangat berisiko.

“Itu masalah besar untuk United karena mereka sudah melakukan perjudian besar dengan tak mencari pengganti Lukaku,” kata Shearer di Mirror.

“Menuju musim dengan hanya Marcus, Martial, dan Mason Greenwood itu sangat berisiko dan itu merupakan beban yang amat besar untuk ketiga pemain menjalani musim yang panjang,” dia menambahkan.

Kira-kira Kapan MU Ikut Persaingan Gelar Lagi, Gary Neville?

Manchester United sudah kesulitan bersaing untuk gelar Liga Inggris sejak kepergian Sir Alex Ferguson. Mantan kapten MU Gary Neville punya perkiraannya sendiri.

Sejak terakhir kali juara pada 2012/2013, pada musim di mana Sir Alex pergi, MU belum lagi merasakan titel Premier League. Dalam perjalanan enam musim hingga musim lalu, mereka tak pernah benar-benar dekat dengan trofi.

Hanya sekali ‘Setan Merah’ menjadi runner-up di periode itu, yakni pada musim 2017/2018, itupun dengan selisih 19 poin dari Manchester City yang jadi juara. Sementara lima musim lainnya berakhir dengan sekali finis keempat, kelima, dan ketujuh, lalu dua kali tuntas di posisi enam.

Eks kapten MU Gary Neville melihat tim besutan Ole Gunnar Solskjaer ini masih butuh proses dan perjalanan panjang untuk kembali ke persaingan teratas. Setidaknya 4-5 kali bursa transfer lagi, atau sekitar 2-3 tahun, untuk mengejar Liverpool dan City.

“Mungkin ini terlihat agak terlalu jauh, tapi saya akan memperkirakan empat atau lima bursa transfer untuk membuat segala sesuatunya tepat dan kembali ke skuat yang bakal dia inginkan untuk menantang tim Liverpool dan Man City ini,” ungkapnya dikutip FourFourTwo.

“Saya sudah mengatakannya sebelumnya, dia harus siap. Bukan cuma di akhir musim ini atau musim depan, tapi setelah itu, untuk menantang titel Premier League. Kemungkinan ketika Pep Guardiola meninggalkan Man City atau Liverpool menghadapi periode perekrutan lagi dan sejumlah pemain datang. Ole harus siap memanfaatkannya.”

“Ini adalah persoalan jangka panjangm tidak akan ada perbaikan cepat atau tongkat sihir dari manajer manapun. United sudah mencoba David Moyes, Louis van Gaal, Jose Mourinho, semuanya sudah terbukti, dan Ole akan menempuh perjalanan panjang, bukan jalur cepat,” tandasnya.

Asah Terus Penyelesaian Akhirmu, Rashford!

Striker Manchester United, Marcus Rashford, mendapatkan saran agar bisa menjadi pemain top. Dia harus terus mengasah penyelesaian akhir.

Rashford tampil bagus dalam dua pertandingan pramusim Man United. Dia sudah mencetak dua gol.

Saat The Red Devils memetik kemenangan 2-0 atas Perth Glory, Rashford membukukan satu gol. Satu gol lain dicetak ke gawang Leeds United saat membantu Setan Merah menang 4-0.

Eks kapten Man United, Bryan Robson, menilai Rashford masih bisa lebih baik. Sisi penyelesaian akhir utamanya.

“Marcus merupakan pemain top dan sudah membuktikan itu di usia 21 tahun. Dia bermain di Piala Dunia bersama Inggris,” kata Robson di Standard.

“Andai saya harus memberi satu saran, teruslah asah penyelesaian akhirmu. Akan bisa sedikit lebih baik dan anai dia bisa melakukan itu, dia bisa menjadi pemain papan atas,” dia menambahkan.

Sejak menembus tim utama Man United pada musim 2015/2016, Rashford sudah bermain sebanyak 170 kali di semua ajang. Dia menyumbangkan 45 gol.

Karena Rashford Sama Bagusnya dengan Mbappe

Marcus Rashford jadi pahlawan kemenangan Manchester United atas Paris St-Germain. Rashford membuktikan kualitas tak kalah dengan Kylian Mbappe.

Rashford menanjak performanya sejak MU ditangani Ole Gunnar Solskjaer setelah kesulitan di awal musim ini. Dari total 11 gol dan sembilan assists yang dibuat musim ini, tujuh gol dan empat assists di antaranya terjadi pada era Solskjaer.

Ia juga baru saja menjadi penentu kemenangan MU saat melakukan comeback gemilang melawan Paris Saint-Germain di leg kedua 16 besar Liga Champions. Penalti Rashford di menit ke-94 membuat MU lolos dengan unggul agregat gol tandang 3-3.

Mantan bek MU, Phil Neville, menganggap Rashford memiliki kualitas hebat di usianya yang baru 20 tahun, tak kalah dengan Mbappe yang memang menjadi sensasi dalam dua tahun terakhir. Mbappe dianugerahi pemain muda terbaik Piala Dunia 2018 dan Pemain Muda Terbaik Dunia 2018. Musim ini pun, Mbappe tampil luar biasa dengan torehan 29 gol dan 15 assists di semua ajang bersama PSG.

Jika dibandingkan dengan Rashford, Mbappe memang unggul jauh secara statistik. Tapi, Neville meyakini level Rashford tak jauh dari Mbappe.

“Saya sudah mengatakan ini sekitar delapan bulan lalu. Dan saya punya kepercayaan bahwa Rashford punya kemampuan yang setara dengan Mbappe. Dia sebagus itu,” ujar Neville seperti dilansir Sportskeeda.

“Marcus adalah pemain yang sangat sangat spesial. Dia punya kelas dunia. Dia arogan dan angkuh. Inggris dan Manchester United sangat beruntung memiliki seseorang yang punya keberanian, keteguhan hati, dan kecepatan untuk menjadi pemain top,” sambungnya.

“Dia terus berkembang menjadi lebih baik. Hanya langit batasnya.”

Sebelumnya Solskjaer bergabung, Rashford memang terlihat belum mampu memaksimalkan potensi karena tak dimainkan sebagai striker utama seperti sekarang. Tapi, Neville percaya seringnya Rashford menjadi winger di era Jose Mourinho memberikan manfaat tersendiri bagi lulusan akademi Setan Merah tersebut.

“Apa yang dia lewati bersama Jose Mourinho, terkait perubahan posisi dan disiplin, sebenarnya membantu dia dalam jangka panjang,” katanya.

“Dia benar-benar mendapat keuntungannya sekarang. Apa yang didapatinya (para era Mourinho) membuat dia mampu menghadapi situasi negatif dan terus melaju. Dia benar-benar pemain spesial,” demikian Neville.

Cetak Satu Gol ke Gawang Leicester, Rashford Lewati Rekor Rooney, Giggs, Ronaldo

Pemain Manchester United (MU), Marcus Rashford, berhasil mencetak rekor barunya seusai menciptakan satu gol saat MU menghadapi Leicester City dalam lanjutan Liga Premier Inggris pada Minggu (3/2) malam WIB. Rashford juga telah melewati rekor dari Wayne Rooney, Ryan Giggs dan Cristiano Ronaldo.

Dilaga tersebut MU menang dengan skor tipis 1-0. Dan, gol semata wayang tercipta berkat sentuhan dari Rashfrod.

Tak hanya membantu kemenangan MU, Rashford pun kini telah mengungguli rekor yang pernah diukir oleh para legenda MU, Rooney, Giggs dan Ronaldo dalam torehan gol dengan 100 pertandingan di Liga Primer Inggris.

Dilansir dari SportsRashford kini telah menorehkan 26 gol dengan 100 penampilannya bersama MU di Liga Primer Inggris. Torehan tersebut ternyata telah mengalahkan Ronaldo, yang hanya mencatatkan 19 gol dalam 100 laganya ketika berseragam MU.

Selain itu, Rashford juga melewati pencapaian dari Rooney dengan 24 gol dan Giggs dengan 25 golnya. Rekor yang telah diciptakan Rasford semakin bertambah manis setelah MU mampu beranjak ke posisi kelima klasemen sementara Liga Premier Inggris menggeser posisi yang sebelumnya ditempati oleh Arsenal.

Hasil Liga Inggris: Man United 2-1 Brighton

Manchester United memetik kemenangan atas Brighton & Hove Albion di Liga Inggris dengan skor 2-1. The Red Devils mempertahankan start sempurna bersama Ole Gunnar Solksjaer.

MU menguasai pertandingan di Old Trafford, Sabtu (19/1/2019) malam WIB. Situs resmi Liga Inggris melansir data penguasan bola Setan Merah lebih dari 56 persen.

MU mencetak dua gol di babak pertama. Paul Pogba dan Marcus Rashford yang mencatatkan nama di papan skor. Tim tamu membalas sekali via Pascal Gross.

Dengan kemenangan ini, MU untuk sementara naik ke posisi kelima klasemen dengan raihan 44 poin. Mereka menggeser Arsenal (41 angka) yang baru akan menjalani derby London melawan Chelsea beberapa saat lagi.

MU masih sempurna bersama Solskjaer dengan catatan tujuh kemenangan. Sementara itu, Brighton menempati posisi ke-13 dengan raihan sebanyak 26 angka hasil dari 23 kali bermain.

Jalannya pertandingan

MU unggul dua gol di babak pertama. Pogba mencetak gol pertama lewat titik putih pada menit ke-27, digenapi Rashford dengan gol yang dicetak 15 menit berselang.

Lima menit babak kedua berjalan, MU mendapat peluang dari bola mati. Anthony Martial dilanggar di sisi kiri kotak penalti Brighton. Tendangan bebas Rashford belum mengarah ke gawang. Martial! Tendangan pemain Prancis itu dari luar kotak penalti melesat. Skor belum berubah, MU masih unggul 2-0 di menit ke-57.

Victor Lindelof menebar ancaman pada menit ke-64. Bola tendangannya meneruskan umpan sepak pojok Ashley Young sedikit menyamping.

MU kebobolan pada menit ke-72! Gross yang menjebol gawang David De Gea. Umpan silang Davy Propper gagal diantisipasi, Gross menceploskan bola dari jarak dekat.

Tembakan Rashford dari luar kotak penalti pada menit ke-77 sudah tepat sasaran. Tapi, kiper Brighton, David Button, masih siap mengamankan gawang. Bolanya ditangkap dengan sempurna.

Pogba! Usahanya dari luar kotak penalti pada menit ke-89 belum mengunci kemenangan MU. Arah bolanya masih sedikit melenceng dari sisi kanan gawang Brighton. Di sisa pertandingan tak ada gol tambahan, MU menang 2-1.

Susunan Pemain:

Man United: De Gea, Young, Jones, Lindelof, Shaw, Ander Herrera, Matic, Lingard (Mata 75), Pogba, Martial (Lukaku 82), Rashford (Darmian 90)

Brighton: Button, Montoya, Duffy, Dunk, Bong, Gross Kayal 82), Stephens, Propper, March (Knockaert 60), Locadia, Murray (Adone 60)

Jelang MU vs Arsenal: Rashford Akui Arsenal Kini Salah Satu Tim Terkuat

Arsenal memperlihatkan performa menanjak di musim ini. Striker Manchester United Marcus Rashford mengakui Arsenal kini menjadi salah satu tim terkuat di liga.

Rashford akan tampil di laga MU vs Arsenal di Old Trafford, Kamis (6/12/2018) dini hari WIB. Kondisi kurang ideal membayangi MU setelah puasa kemenangan di tiga laga terakhirnya di Liga Inggris.

Secara keseluruhan, Setan Merah cuma enam kali menang dan sudah empat kali kalah dalam 14 pertandingan pertama. Alhasil, MU menempati urutan kedelapan di papan klasemen, tertinggal delapan poin dari Arsenal di posisi empat.

Sementara itu, Meriam London justru sedang pede-pedenya. Arsenal yang sudah melewati 12 laga tak terkalahkan di Premier League, rekor yang lebih panjang kalau dihitung di semua ajang [19 pertandingan].

Melawan Arsenal akan selalu spesial bagi Rashford. Penyerang Inggris itu membuat gol debutnya di kompetisi ini ke gawang Arsenal untuk membantu MU menang 3-2 pada Februari 2016.

Meski demikian, Rashford sadar bahwa Arsenal kini sudah berbeda. “Ini adalah laga yang punya makna spesial bagi saya, bermain melawan Arsenal di Old Trafford,” ujarnya kepada situs resmi MU.

“Tapi, sekarang Arsenal benar-benar berbeda (ketimbang dua tahun lalu). Mereka memainkan sepakbola yang lebih baik, menjadi tim yang lebih agresif. Mereka kini adalah salah satu tim terkuat di liga.”

“Kami harus memperhitungkan semua itu dan apapun yang terjadi kami akan mencoba meraih tiga angka,” tutur Rashford.

Kritik Rashford dan McTominay, Mourinho Disemprot Legenda MU

Legenda Manchester United (MU) Paul Scholes mengkritik sikap Jose Mourinho setelah kemenangan timnya 3-2 atas Newcastle United pada laga Premier League, di Stadion Old Trafford, Manchester, Sabtu (6/10/2018).

Scholes mengatakan, Mourinho seharusnya tidak mengkritik Marcus Rashford dan Scott McTominay di depan publik. Saat itu, Mourinho menilai dua pemain muda tersebut tampil kurang baik sehingga harus diganti pemain lain.

“Setiap manajer selalu bertanggung jawab saat timnya terpuruk. Saat melatih sebuah tim besar, Anda akan selalu merasa diawasi,” kata Scholes.

“Jose Mourinho menunjukkan bisa meredam tekanan. Akan tetapi, saya sungguh tidak senang dengan apa dia katakan soal Rashford dan McTominay. Saya rasa pemain juga tidak suka, karena itu seharusnya menjadi pembicaraan di ruang ganti,” lanjut Scholes.

Sebelumnya, Mourinho mengatakan Rashford tampil dengan kesedihan saat Manchester United tertinggal 0-2 dari Newcastle United. Sementara itu, Mourinho menyebut McTominay bermain dengan rasa takut.

Dua pemain itu diganti pada babak kedua. Manchester United berbalik unggul dan membungkus kemenangan melalui gol-gol Juan Mata, Anthony Martial, dan Alexis Sanchez.