Arsip Tag: Santiago Solari

Madrid Berjuang Melepas Kekecewaan di Markas Valladolid

Real Madrid ke markas Real Valladolid dengan luka dari rangkaian hasil buruk. Pertandingan sempat berjalan sulit, sebelum akhirnya tuntas dengan kemenangan.

Madrid mengalami nasib buruk dalam 10 hari terakhir. Los Blancos dikalahkan Barcelona dua kali dan didepak oleh Ajax Amsterdam di Liga Champions. Semua hasil itu didapat di Bernabeu.

Setelah rangkaian kekalahan itu, tim besutan Santiago Solari melawat ke markas Valladolid, Senin (11/3/2019) dinihari WIB. Madrid tak mendapat kemudahan di awal laga ini.

Los Blancos tertinggal lebih dulu dari tim tuan rumah lewat gol Anuar pada menit ke-29. Madrid berhasil menutup babak pertama dengan skor 1-1 setelah Raphael Varane melesakkan gol.

Babak kedua berjalan lebih baik untuk Madrid. Tiga gol berhasil disarangkan lewat Karim Benzema dua kali dan Luka Modric.

“Ini adalah minggu yang sulit bagi semua orang di Madrid, juga bagi para pemain, 20 atau 25 menit pertama mencerminkan itu dan itu merugikan kami,” kata Solari seperti dikutip dari situs resmi klub.

“Ini adalah pertandingan yang sulit. Para pemain bereaksi dan menunjukkan karakter mereka. Ini adalah sekelompok pemain hebat dan orang-orang dengan karakter besar,” sambungnya.

Solari menyebut para pemainnya sangat profesional. Meski dalam situasi sulit tetap bisa bangkit.

“Kemenangan ini dibangun di atas profesionalisme, semangat, dan reaksi terhadap kesulitan. Para pemain mengerahkan semua upaya dan komitmen mereka untuk mencapai tujuan kami,” Solari mengungkapkan.

“Kami datang ke stadion yang sulit, melawan tim yang membutuhkan poin membuat segalanya sulit bagi kami. Kami bangga karena ini adalah kelompok profesional,” Solari menegaskan.

‘Madrid Tak Pernah Bosan Menang’

Real Madrid berhasil merebut Piala Dunia Antarklub 2018. Madrid kini menjadi klub tersukses di turnamen itu usai meraih trofi ketiga berturut-turut.

Madrid tampil sebagai juara setelah mengalahkan Al Ain 4-1 dalam final yang dilangsungkan di Abu Dhabi, Sabtu (22/12/2018). El Real unggul tiga gol lebih dahulu lewat Luka Modric, Marcos Llorente, dan Sergio Ramos.

Al Ain kemudian menciptakan gol balasan dari Tsukasa Shiotani. Di injury time, Madrid melengkapi kemenangannya setelah gelandang Al Ain, Yahia Nader, membuat gol bunuh diri.

Los Blancos menyudahi turnamen dengan meyakinkan usai mencetak tujuh gol dan hanya kemasukan dua gol. Di laga sebelumnya, Madrid menundukkan wakil Jepang Kashima Antlers 3-1.

Dengan demikian, Madrid telah memenangi Piala Dunia Antarklub sebanyak empat kali yang sebelumnya didapat pada 2014, 2016, dan 2017. Bagi sang pelatih Santiago Solari, trofi ini adalah yang pertama bagi dia sejak didapuk menggantikan Julen Lopetegui.

“Klub ini terbiasa untuk mengulangi kesuksesan. Tapi semakin sering Anda menang, semakin Anda tahu betapa sulitnya untuk menang,” Solari mengungkapkan dilansir FourFourTwo. “Saya suka dengan keseriusan para pemain di turnamen ini.”

“Kami menjalani dua pertandingan yang sang lengkap. Sekalipun sepakbola bisa mengejutkan Anda, kami mengatasinya seperti yang kami inginkan. Hal itu memiliki sisi baik yang besar: mereka tidak pernah bosan untuk menang.”

“Saya pikir Anda tidak seharusnya melupakan titel-titel yang pernah Anda menangi. Anda harus mengingatnya, tapi jangan lantas puas,” simpul Solari.

Real Madrid Keok, Santiago Solari Tanggung Jawab

Bos Madrid ini mengakui CSKA bermain lebih baik dari timnya, yang kalah tiga gol tanpa balas di Bernabeu.

Santiago Solari bertanggung jawab penuh dalam kekalahan telak Real Madrid dari CSKA Moskwa setelah menurunkan pemain lapis kedua di partai terakhir Grup G.

Madrid menelan kekalahan Liga Champions terbesar di Santiago Bernabeu, Kamis (13/12) dini hari WIB, setelah takluk 3-0 dari tim Viktor Goncharenko.

Los Blancos sudah memastikan tiket fase gugur sebagai juara grup, sehingga Solari memiliki kesempatan menurunkan pemain muda dan kurang berpengalaman.

Namun, keputusan tersebut menjadi bumerang dan mengaku timnya “tidak tangguh di setiap area” yang berujung kekalahan kedua di babak penyisihan grup musim ini.

“Saya sedih karena hasilnya. Saya tahu kami mengambil risiko,” tutur suksesor Julen Lopetegui itu.

“Pertandingan ini bisa menjadi berbeda, karena tergantung pada kekuatan. Kami tidak kuat di area mana pun.

“Saya tidak suka babak kedua. Saya harus bertanggung jawab atas tim yang saya turunkan dan permainan yang terapkan, dengan banyak pemain muda.

“Ini membantu kami memberikan mereka pengalaman dan mereka membutuhkannya: pemain muda, pemain yang butuh istirahat dan mereka yang kembali dari cedera.

“Kami tidak menyukai hasilnya. Kami yakin menang.”

Disebut Tidak Akur, Pelatih Real Madrid Mengaku Bahagia dengan Isco Alarcon

Pelatih Real Madrid, Santiago Solari, menegaskan tidak memiliki masalah serius dengan gelandang timnya, Isco Alarcon. Santiago Solari mengaku puas dengan permainan Isco Alarcon saat ia turunkan di skuat Real Madrid menggebuk 6-1 klub kasta ketiga Liga Spanyol, Melilla, pada Kamis (6/12/2018).

Dalam laga 32 besar Copa del Rey tersebut, Isco Alarcon sumbangkan dua gol untuk Real Madrid pada menit ke-47 dan 83′.

Seraya Santiago Solari juga mengomentari ketidakberuntungan Isco yang bisa saja mencetak hattrick, andai peluangnya pada menit ke-16 tidak ditepis dengan baik kiper Melilla, Pedro Luis. “Saya sangat senang dengan Isco. Saya sangat menyayangkan ia melewatkan satu peluang pada babak pertama,” ucap Santiago Solari, dilansir BolaSport.com dari laman Four Four Two.

“Sebab, peluang itu mungkin akan menjadi gol yang indah,” terang pria asal Argentina tersebut melanjutkan.

Pernyataan ini sekaligus menjadi sangkalan Solari yang dikabarkan tidak akur dengan Isco dalam beberapa waktu terakhir. Pasalnya, beberapa waktu yang lalu pria 42 tahun itu disebut-sebu tidak puas dengan apa yang diperlihatkan sang pemain dalam sesi latihan.

Isco meninggalkan sesi latihan lebih dini kendati dalam pemeriksaan kesehatan ia dinyatakan tidak mengalami masalah serius.

Buntut dari ketidakpuasan itu membuat Solari sempat membuat Isco menghangatkan bangku cadangan dalam bebeberapa laga terakhir Los Blancos.

Puncaknya, pemain 26 tahun itu dikatakan mengabaikan ajakan bersalaman sang pelatih di ruang ganti, saat El Real dipermalukan 0-3 Eibar, pada pekan ke-13 Liga Spanyol, akhir bulan lalu.

Madrid Akhirnya Menang di Kandang Lawan

Kemenangan atas Melilla berarti besar untuk Real Madrid. Sebab hasil itu memutus dahaga kemenangan Los Merengues di kandang lawan.

Madrid meraih kemenangan empat gol tanpa balas di kandang Melilla, Kamis (1/11/2018) dinihari WIB tadi dalam leg pertama babak 32 besar Copa del Rey. Hasil ini tentu memudahkan langkah Madrid ke babak berikutnya karena leg kedua digelar di Santiago Bernabeu.

Selain itu, Madrid juga memberikan kado indah untuk laga debut Santiago Solari sebagai pelatih interim menyusul pemecatan Julen Lopetegui awal pekan ini. Tapi, ada satu lagi yang melegakan Madrid usai mengalahkan Melilla.

Los Blancos untuk pertama kalinya sejak Agustus lalu mampu meraih tiga poin di kandang lawan. Terakhir kali Madrid menang adalah saat mengalahkan Girona dengan skor 4-1 pada 26 Agustus lalu.

Itu artinya sudah dua bulan lamanya Madrid pulang dari kandang lawan tanpa kemenangan. Diawali hasil imbang 1-1 di markas Athletic Bilbao, Madrid berturut-turut selalu kalah dari Sevilla 0-3, CSKA Moskow 0-1, Alaves 0-1, dan terakhir Barcelona 1-5.

Madrid tentu mengharapkan keberuntungan mereka kembali lagi usai memutus puasa kemenangan tandang ini. Akhir pekan ini, klub ibukota itu akan menjamu Real Valladolid di Santiago Bernabeu.